L’État et La Famille (Negara dan Keluarga)

Gambaran komposisi penduduk di Eropa berdasarkan piramida kependudukan adalah angka kelahiran yang rendah. Berdasarkan hal ini, negara Perancis menerapkan politik volunter untuk meningkatkan jumlah kelahiran yang setelah perang dunia kedua terkenal dengan sebutan baby boom.

Politik ini memiliki aspek finansial di mana negara akan memberikan berbagai macam bantuan finansial jika memiliki anak kedua dan seterusnya. Negara akan memberikan réduction d’impots (pengurangan pajak-pajak penting) bagi pasangan yang memiliki anak minimal 2 orang. Di samping itu, keluarga juga akan mendapatkan keuntungan pengurangan biaya transportasi umum atau biaya aktivitas kultural. Dan jika penghasilan keluarga tergolong tidak cukup, maka negara akan memberikan bantuan beasiswa pendidikan untuk anak-anak yang dimiliki.

Sebagai aksi sosial, negara mengharapkan bahwa dengan memiliki anak maternitas tidak menjadi cacat dalam hal produktivitas. Maksudnya selama cuti melahirkan (congé maternité) sepanjang 16 minggu wanita karir dilarang bekerja namun tidak akan kehilangan gaji dan pekerjaannya. <Jadi cuti melahirkan sepanjang masa itu dapat gaji buta..^^ enak ya?> Dan semenjak lahir anak kedua si ibu mendapatkan keuntungan lagi seperti cuti mengasuh anak (congé parental) selama tak tanggung-tangung 1 tahun, digaji, hanya untuk membesarkan anak.

Membesarkan anak di negara Perancis merupakan persoalan yang penting, wanita yang telah memiliki anak 3 malah dianjurkan untuk pensiun dini, dibayar gaji seumur hidup sesuai dengan pangkat, golongan, atau gaji terakhir yang diperoleh. Terlebih lagi setelah adanya sistem persamaan antara pria dan wanita, para pria bisa juga mendapatkan cuti mengasuh anak (congé parental) dan yang pasti memiliki hak selama 2 minggu untuk cuti menjadi ayah (congé paternité) <padanan dari cuti melahirkan pada wanita selama 16 minggu.>

Dari penjelasan di atas tampak jelas bahwa pepatah “Banyak anak, banyak rejeki” itu memang benar adanya, tapi di Perancis, bukan di Indonesia. Kalau di Indonesia yang ada “Banyak anak, banyak hutang” :p. Negara kita memiliki angka kelahiran yang tinggi, sehingga daripada terjadi banyak pengangguran, kemiskinan, dan kebodohan; Negara kita Indonesia menerapkan politik “KB” alias Keluarga Berencana, cukup 2 anak apa pun jenisnya sama saja… ^_^v

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s