Antibiotik, Prebiotik, dan Probiotik

Perbincangan mengenai istilah-istilah tersebut di judul, saat ini sudah tidak lah asing. Antibiotik sendiri hampir semua orang sudah paham dan jelas apa itu. Sedangkan yang masih membingungkan adalah istilah prebiotik dan probiotik. Berikut akan saya uraikan sedikit mengenai ketiganya, tapi sebelumnya kita singgung sedikit mengenai infeksi.

Infeksi adalah proses masuknya sesuatu ke dalam tubuh organisme (makhluk hidup) sehingga menimbulkan kelainan yang dapat mengubah, merusak atau menghancurkan tatanan DNA, sel, jaringan, organ, maupun sistem organ. Sesuatu yang masuk tersebut dikelompokkan berdasarkan sifat dan mekanisme aksinya di dalam tubuh; dapat berupa bakteri, virus, parasit, atau jamur. (masih ada pengelompokan lainnya.) Efek gamblang dari infeksi adalah sakit.

Ketiga hal tersebut di judul berhubungan dengan infeksi, lebih tepatnya infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Let’s make it simple.

1. Antibiotik –> semua zat yang dapat melawan kerja dari bakteri jahat (nanti akan dibahas kalau ada bakteri yang baik). Antibiotik ini berasal dari jamur awalnya. Jadi pada tahun 1928, Alexander Fleming berdasarkan risetnya (secara tidak sengaja), menemukan bahwa jamur golongan penicillium dapat menghambat pertumbuhan dari suatu bakteri. Hingga akhirnya pada tahun 1941, 3 ilmuwan (Florey, Chain dan Abraham) menggunakan penicillin pertama kalinya pada manusia untuk menyembuhkan infeksi oleh bakteri gram positif. Penelitian mengenai antibiotik terus dikembangkan hingga pada saat ini ada beberapa golongan antibiotik yang dikelompokkan berdasarkan mekanisme kerjanya. (topik mengenai penggolongan tidak dibahas karena terlalu berat ;p)

Jadi pada dasarnya ada antibiotik yang bersifat bacteriostatic (membunuh secara tidak langsung dengan merusak lingkungan bakteri) dan bactericidal (membunuh secara langsung pada sasaran). Masing-masing punya sisi positif dan negatif. Adapun dari segi pengolahan ada yang bersifat natural, semisintetis atau sintetis.

Antibiotik ini dapat ditujukan untuk pencegahan (terapeutis profilaksis), atau pengobatan (terapeutis kausatif). Dan sebenarnya antibiotik ini tidak dijual bebas ke masyarakat awam, mendapatkannya harus melalui resep dari dokter. Tapi tidak demikian dengan realitanya. Penjualan bebas dari apotik atau toko obat khususnya golongan beta lactam (amoxycillin, ampicillin), salah pemakaian dari segi dosis maupun durasi, salah pemilihan jenis antibiotik; ini yang menjadi cikal bakal resistensi dan tidak efektifnya pengobatan dengan antibiotik. Hal ini yang memicu dokter saat ini mengurangi penggunaan antibiotik jika tidak sesuai indikasi, dan beralih untuk menganjurkan prebiotik serta probiotik jika infeksi masih bisa diatasi dengan kedua zat tersebut.

2. Prebiotik –> makanan mengandung serat yang jika dimakan, pada saluran pencernaan dapat menjadi medium pertumbuhan bagi bakteri baik. Tidak dipengaruhi oleh panas, dingin, asam lambung, dan tidak memiliki durasi paruh waktu seperti antibiotik. Serat-serat prebiotik ini kaya akan fruktooligosakarida (FOS). FOS ini yang menjadi lahan subur bakteri baik. Apa sih FOS itu? (yah kalau lupa pelajaran kimia SMA, gampangannya itu adalah termasuk jenis gula dan karbohidrat); yang dapat memacu pertumbuhan atau meningkatkan kinerja bakteri baik.

Prebiotik bisa didapat dari bawang putih dan merah, daun bawang, asparagus, gandum, berry-berryan (blackberry, blueberry, cranberry, raspberry, strawberry dan semua jenis berry lainnya selain Halle Berry dan penyakit beri-beri :p), madu.

3. Probiotik –> bakteri baik yang aktif di saluran pencernaan melawan bakteri yang jahat. Bakteri baik ini dibagi ke dalam 2 golongan yakni Lactobacillus sp. dan bifidobacter sp. Cara kerja bakteri ini dengan mengeluarkan enzim yang membantu pencernaan dan juga mensupport imunitas tubuh. Terus probiotik ini didapat dari mana? Susu fermentasi yang mengandung kultur bakteri (maaf ya, ga nyebut merk, pasti sudah pada tau), yoghurt, tempe, miso, sauerkraut (kalau yang ini tanya aja ke koki), makanan yang dikasi ragi termasuk tape. Satu yang perlu diperhatikan dari probiotik ini adalah lemah atau rusak jika tidak berada dalam lingkungan yang sesuai pertumbuhan. Jadi perhatikan kalau ada makanan atau minuman yang disuruh masukin kulkas, kalau sudah dikeluarin langsung diminum. Yoghurt kalau dimasak lagi jadi semacam sauce efeknya hilang.

Perhatikan juga kalau ke dokter umum atau ke dokter spesialis anak, bila anak diare atau terserang infeksi di sistem organ lain sekarang tidak cepat-cepat diberi antibiotik kalau tidak diperlukan. Tapi pemberian probiotik dalam bentuk sachet🙂

Nah, sekarang ada beberapa hal konyol yang menggelitik yang sebenarnya masuk akal: kenapa vampire takut bawang? kenapa ada orang awam yang bilang makan bawang buat cuci darah bisa nyembuhin banyak penyakit? kenapa kok diet gandum bisa menguruskan badan tapi tetap kenyang? Silakan, tanya kenapa…  ~(^.^~) (~^.^)~

Sumber:

Cohen, J., Powderly, W et al. Section 7: Anti-Infective Therapy. Infectious Disease 2nd ed. 2003; Mosby.

http://www.ehow.com/about_5553337_difference-between-probiotics-prebiotics.html

http://www.jacksongi.com/content/prepro.aspx

http://www.beta-glucan-info.com/probiotic_facts.htm

7 comments on “Antibiotik, Prebiotik, dan Probiotik

  1. Cahya says:

    Ha ha…, apa bawah bersifat vampirostatik atai vampirosida😀.

    • @cahya: hahaha ada ada aja gan… lebih menggelitik :ngakak mungkin hanya sekedar manifestasi baik vs manifestasi jahat. atau vampire itu tergolong suatu jenis bakteri kali… :ngakak

  2. teknik says:

    Haa…blackberry dan berry-berry lainnya…ngakak nice post

  3. […] Sumber: https://fajarichwannoor.wordpress.com/2011/07/16/antibiotik-prebiotik-dan-probiotik/ Share this:ShareFacebookLike this:SukaBe the first to like this post. […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s