Sayonara Blackberry OS & Symbian OS

1317_w670Setelah saya membaca tulisan ini, saya jadi teringat masa-masa di mana symbian masih berjaya. Waktu itu kegiatan phreaking masih terpusat pada HP dengan sistem operasi symbian. (Phreaking: kegiatan hacking yang dilakukan pada smartphone, bahasa awamnya ngoprek HP). Sekarang sudah didominasi oleh android OS.

HP pertama saya dulu Nokia 3510, Nokia pertama yang mendukung internet GPRS, di mana game racing macam gokart dengan grafik 2D hitam putih patah-patah sudah yang terbaik di masa itu (didownload dari konten proXL seharga IDR 90.000 tahun 2002). Sekarang game racing sudah mengusung grafik HD macam Need for Speed, Asphalt, Real Racing dll (bisa didownload gratisan via torrent). Itu awal tahun 2002 waktu internet belum dianggap penting oleh kebanyakan orang.

HP ketiga saya, Nokia E50 termasuk generasi symbian ke3. Tahun itu 2006 merupakan lompatan besar-besaran dunia telekomunikasi. Nokia mendominasi pasaran dengan HP berbasis Java dan Symbian. Saya tertarik membelinya karena menyediakan fitur-fitur seperti Personal Digital Assisstant (PDA) macam O2, terutama fitur officenya. Waktu itu HP lain masih berkutat pada fitur standar macam calling & texting. Baru pada pertengahan 2007 muncul iPhone generasi pertama disusul dengan iPhone 3G setahun kemudian. Blackberry dengan BB OS4 juga muncul pada masa itu.

HP  keempat saya, Nokia 5800XpressMusic symbian generasi ke5, merupakan layar sentuh pertama nokia terbaik di masa itu. Zaman itu untuk ngoprek iOS menggunakan jailbreak masih sangat susah, sementara ngoprek symbian OS jauh lebih mudah. Segala yang bisa saya oprek di Android saat ini sudah bisa dilakukan di Symbian pada masa itu. Puncaknya, tahun 2008-2010 symbian berjaya di mana HP dengan OS tersebut didominasi oleh Nokia disusul Sony Ericson.

Hingga pada awal tahun 2010 mulai masuk perusak kestabilan pangsa pasar yakni HP Blackberry dengan BB OS yang akhirnya mendominasi. Banyak orang terpaksa menggunakannya karena terjebak fitur messaging BBM (FYI, padahal fitur bbm ini sudah ada pada HP Nokia jenis tertentu di awal tahun 2000an). iPhone dengan iOSnya tetap stabil sementara HP dengan Android OS mulai menanjak. Sementara apa yang terjadi pada nokia? Karena yakin dengan pangsa pasar yang tetap mendominasi dan sistem perusahaan terbuka maka saham dijual bebas. Hingga akhirnya Microsoft masuk dan mulai mengakuisisi. Terjadilah Burning Platform Phenomenon. Semua dukungan buat symbian dialihkan ke Windows Phone OS.

Tapi separah-parahnya keruntuhan dinasti Nokia (symbian), tetap memberi kontribusi ilmu IT buat saya. Penyesalan terbesar saya ketika terpaksa membeli Blackberry Bold 9790 a.k.a Bellagio (seharga IDR 3.8Jt waktu itu) hanya untuk menggantikan Blackberry Curve 3G yang rusak. Bellagio itu saya jual hanya laku IDR 800K di counter. Gila… Jeblok banget turunnya. Ga bisa dioprek, fungsionalitas terbatas dan jam pasir yang menyebalkan. Keruntuhan dinasti blackberry karena gempuran HP lokal buatan China. #LOL Memang dinasti cina tetap yang terbaik hahaha…

Trend IT akan terus berubah. Karena yang kekal hanyalah perubahan. Sama seperti Friendster (2004) yang digulingkan Facebook (2007). Atau seperti Linux pada tahun 2004 yang dipandang sebelah mata, tapi pada tahun 2014 hampir semua orang menggunakan HP Android yang berbasis Linux.

Sayonara Blackberry OS & Symbian OS…

 

Source:

http://en.wikipedia.org/wiki/Phreaking

http://paketblackberry.com/harga-bb-bellagio-9790/

http://ponselexpert.wordpress.com/2012/04/03/analysa-pengguna-handphone-di-indonesia-bedasarkan-webview/

http://www.sosmaitonline.com/2013/09/andriod-iOS-blackberry-symbian-OS.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s