[Command-Fu] Mencari Lokasi File di Linux

Sesuai yang dijanjikan di postingan sebelumnya, kali ini saya akan mengulas secara singkat teknik untuk mencari file di linux dari terminal (command line interface). Untuk linuxer, singkat saja, ga perlu panjang lebar seperti windows user. Langsung lihat ilustrasi di bawah.

Screenshot from 2014-11-14 01_31_32Pada ilustrasi di atas saya menggunakan perintah find untuk mencari file yang diinginkan. Sebelumnya saya menuju ke lokasi (path) flashdisk yang bernama FALCONFLAME. Kemudian saya melakukan listing dokumen dan file yang ada dengan perintah ls (perintah ls ini kalau di windows adalah dir). Dari listing tersebut saya ingin mengetahui apakah ada tersimpan file yang dalam judulnya terkandung kata hepatitis. Maka saya menggunakan perintah berikut:

find lokasi -iname namafile

Untuk lokasi/path saya menggunakan tanda titik (.) yang artinya lokasi saat ini. Untuk syntax saya menggunakan -iname yang artinya mencari file apapun tanpa memperhatikan besar kecilnya huruf (case insensitive). Dan untuk nama file, karena saya tidak yakin pasti judulnya, maka saya menggunakan wild card asterisk (*) yang dicantumkan di awal dan di akhir kata hepatitis. Arti keseluruhan perintah di atas yakni “carilah file di lokasi flash disk ini hingga ke sub-folder, ga peduli besar kecilnya huruf, yang judulnya mengandung kata hepatitis.” Jika diketik menjadi seperti berikut:

find . -iname *hepatitis*

Setelah perintah tersebut diketikkan ada muncul banyak file. Kemudian saya hanya ingin memunculkan file tersebut tapi yang berekstensi ppt saja (misalnya). Maka perintah yang diketikkan sebagai berikut:

find . -iname *hepatitis*ppt

Screenshot from 2014-11-14 01_32_04Maka muncullah lokasi file yang diinginkan, kita bisa membuka filenya dari terminal atau menuju ke direktori file tersebut. Proses mencari lokasi file dengan command ini super cepat dan praktis. Dengan syntax yang lain anda bisa mencari file yang baru saja diakses 5 menit yang lalu misalnya, mencari file dengan jenis dan atribut tertentu, mencari file dengan hak akses tertentu, mencari file dengan ukuran tertentu, mencari file yang tersembunyi, mencari file yang dibuat atau diubah pada waktu tertentu, dan banyak lagi…

Beberapa contoh lain:

1. Mencari file yang dimodifikasi  50 hari yang lalu

find / -mtime 50

2. Mencari file yang diakses 50 hari yang lalu

find / -atime 50

3. Mencari file yang diubah dalam waktu 1 jam

find / -cmin -60

4. Mencari file yang dimodifikasi dalam waktu 1 jam

find / -mmin -60

5. Mencari file yang diakses dalam waktu 1 jam

find / -amin -60

6. Mencari file dengan ukuran 50MB

find / -size 50M

Perintah-perintah tersebut dapat dikombinasi dan tentunya akan menghasilkan hasil yang lebih spesifik. Selain perintah find kita juga bisa menggunakan perintah locate yang lebih cepat tapi kekurangannya tidak mencari keseluruhan file melainkan dari data hasil indexing. Untuk mendalami syntax bisa cek di manual perintah dengan ketik man find pada terminal, atau silakan ke link source di bawah, atau jangan ragu juga tanya ke saya di comment di bawah… Hope I can be of any assistance😀

Sometimes, the keys to success lay on speed and simplicity. The sooner you do great job, the sooner the great result come. And also, the simpler you handle the task, the better the outcome.

Source:

http://www.tecmint.com/35-practical-examples-of-linux-find-command/

http://content.hccfl.edu/pollock/Unix/FindCmd.htm

http://linux.about.com/od/commands/a/blcmdl1_findx.htm

http://alvinalexander.com/unix/edu/examples/find.shtml

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s