Aardvark (Orycteropus afer)


Aardvark (bahasa Afrika untuk “earth pig”), seekor mamalia pemakan semut.Aardvark dapat ditemukan di seluruh Afrika, dari selatan Mesir sampai Tanjung Harapan. Aardvark adalah hewan malam (nocturnal), tinggal di lubang dan memakan semut dan rayap, kadang-kadang memakan serangga lainnya dan tikus gemuk.
Panjang aardvark lebih dari 2,3 meter, termasuk badan, dan ekornya yang lancip. Aardvark memiliki punggung yang melengkung, hidung seperti pipa dan besar. Kukunya berbentuk seperti pahat untuk menghancurkan sarang rayap yang terbuat dari tanah liat keras; kemudian ia menggunakan lidahnya yang bergetah untuk menangkap serangga dari sarangnya. Tidak seperti hewan pemakan semut lainnya yang biasanya tidak bergigi, Aardvark memiliki 20 gigi silinder yang akan terus tumbuh selama hidupnya.
Sang betina akan melahirkan sekali atau kadang-kadang dua kali setiap melahirkan. Anak Aardvark dapat menggali lubang sendiri saat berumur 6 bulan. Sekalipun Aardvark termasuk hewan pemalu, ia akan melawan saat ia tidak dapat melarikan diri atau menggali untuk menyelamatkan diri, dengan menggunakan kekuatan kukunya atau mengibas lawannya dengan ekornya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s