Perkenalan Pertama dengan Komputer di tahun ’99


Saat blogwalking dan browsing mengenai timeline distro linux, selayang pandang, and out of the blue, ingatanku mengajakku flash back ke akhir abad 20. Tepatnya tahun 1999, di mana saat itu ada peristiwa penting Y2K dan saat pertama kali aku mengenal benda bernama komputer.

Pada tahun 99 itu, operating system yang dikenal masyarakat luas adalah windows 95 dan 98. Di mana waktu itu windows 98 dinyatakan sebagai os yang paling stabil dan aman. Tahun-tahun pertama di SMP ada pelajaran komputer di mana saat itu yang dipelajari adalah sejarah komputer, mulai dari komputer super gede hingga yang ada saat itu, sampai pengenalan hardware dan software, termasuk pelajaran mengenai DOS dan wordstar (yang aku waktu itu ga paham maksudnya apa :p )

Komputer di masa itu, rata-rata CPU nya berbentuk box horizontal, seperti tiduran gitu dan di atasnya ditindih monitor. USB port masih belum ada saat itu, dan tempat penyimpanan data masih menggunakan disket yang seperti kertas 5,25 inch dan floppy disk yang agak compact 3,5inch.

floppy_diskfloppy8 Continue reading

Advertisements

File Hierarchy System (FHS) di Linux


Sedikit sharing saja untuk pengguna linux pemula atau yang baru ingin menggunakan Operating System (OS) yang satu ini.

Terbiasa dengan manajemen file sistem di Windows, pasti masih agak canggung dengan manajemen file sistem di Linux. Beberapa mungkin masih kebingungan. Banyak yang bertanya, “Kalau di linux, partisi C:\, D:\, E:\ dst itu ada di mana sih?” –> Jawabannya itu semua tidak ada di linux.

Semua OS yang berbasis UNIX seperti BSD, Solaris, MINIX, Android dll memiliki pola manajemen file yang serupa, yakni FHS, walaupun terdapat sedikit perbedaan antara distribusi tersebut. Tak terkecuali Linux. Pentingnya manajemen sistem seperti ini adalah agar program/aplikasi yang terinstall tidak bercampur baur dengan data-data yang lain. Sebagai contoh sering dielukan windows user, “Sebaiknya jangan simpan data penting di C:\, kalau kena virus atau corrupt data akan hilang/rusak”.  Hal penting lainnya, beberapa aplikasi tidak akan berjalan dengan baik atau tidak berfungsi jika dijalankan dari partisi yang berbeda. Continue reading